Wednesday, January 24, 2018

Sejarah Wikileaks

The truth will always win | WikiLeaks | Wikileaks adalah media massa internasional yang mengungkapkan (Secret Database) atau dokumen- dokumen rahasia Pemerintahan, Negara, Militer, dan juga perusahaan - perusahaan, kepada publik melalui situs webnya. Oraganisasi ini bermarkas di Stockholm, Swedia. Situs WikiLeaks diluncurkan secara resmi pada Desember 2006 oleh disiden politik Cina, Jurnalis, Matematikawan dan ahli teknologi dari Amerika Serikat, Taiwan, Eropa, Australia dan Afrika Selatan. Pada pendiri dan orang-orang yang tergabung dalam organisasi ini tidak pernah disebutkan. Pada Juli 2010, situs ini mengundang kontroversi karena pembocoran dokumen Perang Afganistan. Selanjutnya, pada Oktober 2010, hampir 400.000 dokumen Perang Irak dibocorkan oleh situs ini. Pada November 2010, WikiLeaks mulai meliris pembocoran kawat diplomatik Amerika Serikat. Tentunya dengan membocorkan dokumen-dokumen rahasia WikiLeaks pasti nya mendapat ancaman dari berbagai pihak dan di Diancam akan dibunuh, pemilik situs (pembocor rahasia) WikiLeaks, Julian Paul Assange, tak pernah takut dengan hal" yg membuat dirinya terancam. Julian adalah Mantan Hacker yg berumur 39 tahun yang kini masih menjadi perbincangan dan sering kali mendapat ancaman buruan dari berbagai Interpol * History Pendiri dari wikiLeaks Bernama Julian Assange, dia lahir pada 3Juli 1971 di Townsville, Queensland, Australia. Pertama kali Nama domain untuk WikiLeaks didaftarkan pada 4 Oktober 2006 namun situs webnya baru diluncurkan secara resmi pada Desember tahun 2006. Dari beberapa orang yang ikut mendirikan WikiLeaks. Hanya Julian Assange yang di ketahui idenditasnya oleh publik. Assange juga menjabat sebagai direktur dan anggota dari Dewan Penasehat WikiLeaks. Sebelum mendirikan WikiLeaks, Assange yang berasal dari Australia merupakan seorang penerbit dan jurnalis. Julian Assange dipilih mewakilkan WikiLeaks di publik karena keadaan dirinya yang tidak memiliki rumah ataupun keluarga sehingga di anggap merupakan sosok yang tepat. Sementara itu, pendiri WikiLeaks yang lainnya memilih untuk tidak mengungkapkan identitasnya karena dapat membahayakan keselamatan keluarga mereka. Pada tahun pertamanya situs WikiLeaks menerima sebanyak 1,2 juta dokumen dan kini menerima 10.000 dokumen setiap harinya. Pada awal pendirinya, situs WikiLeaks menggunakan mesin MediaWiki yang digunakan juga pada situs Wikipedia. Hal ini memungkinkan siapa saja menaruh dokumen pada situs tersebut tetapi tanpa diketahui identitasnya. Dokumen pertama yang dibocorkan oleh WikiLeaks adalah sebuah keputusan oleh Uni Pengadilan Islam Somalia yang mengharuskan pengeksekusian beberapa pejabat negara. Pada awalnya, situs WikiLeaks menggunakan jasa layanan hosting yang disediakan oleh PRQ yang berbasis di Swedia. PRQ memberikan jasa hosting yang aman tanpa mempertanyakan atau menyimpan informasi mengenai kliennya. Setelah mendapatkan serangan DoS pada servernya. WikiLeaks pun beralih pada Amazon sebagai penyedia situs tersebut. Namun Amazon memutuskan untuk berhenti menjadi penyedia situs WikiLeaks pada 1 Desember 2010, setelah situs tersebut menerbitkan kawat diplomatik Amerika Serikat. Pemberhentian ini dilakukan atas permintaan Joe Lieberman, ketua Komisi Keamanan Dalam Negeri dan Urusan Pemerintahan AS kepada Amazon. Lieberman pun menyarankan agar perusahaan ataupun organisasi lainnya mengikuti langkah Amazon yang memutuskan hubungan dengan WikiLeaks. Amazon menyatakan pemutusan hubungan tersebut dikarenakan WikiLeaks melanggar ketentuan pelayanan dari Amazon. Markas utama WikiLeaks terletak di pusat data Pionen di Vita Bergen atau White Mountains di Stockholm, Swedia. Pionen dimiliki oleh Bahnof, sebuah perusahaan Penyelenggara jasa internet dari Swedia. Sebelum dibuka kembali dan digunakan oleh Bonhof pada 2008, Pionen merupakan bunker untuk Perang Dunia II, Pada 1970an, bangunan tersebut merupakan tempat pengungsian yang akan dituju oleh pejabat pemerintahan Swedia apabila terjadi serangan bom hidrogen dari Soviet. Terletak 30 meter dibawah Taman Vita Berg, bangunan memiliki luas 1200 meter persegi tersebut terinspirasi dari film James Bond pada tahun 1960an. Negara Swedia dipilih sebagai lokasi dari markas WikiLeaks dikarenakan hukum negara tersebut yang mendukung kebebasan pendapat. Di Swedia, otoritas tidak dapat mempertanyakan sumber dari suatu cerita dan WikiLeaks maupun orang- orangnya tidak dapat diadili karena menyebarkan informasi. well sekarang kita bahas mengenai sebagian data" ataupun dokumen yang di bocorkan oleh wikiLeaks ^^ * Data Nasabah Bank Julius Baer Pada 17 Januari 2008, WikiLeaks menerbitkan data rekening milik 2000 orang terkemuka yang terdaftar di Bank Julius Baer cabang Kepulauan Cayman. Bank Julius Baer merupakan sebuah bank swasta berbasis di Zurich, Swiis yang telah berdiri sejak 1890. Data yang diterbitkan berasal dari periode 1990-2009 dan mencakup rekening milik perusahaan multinasional, perusahaan keuangan, dan orang-orang kaya dari banyak negara termasuk dari Inggris, Amerika Serikat dan Jerman. Walaupun tidak diketahui secara pasti aktivitas apa yang terdapat dalam data tersebut, perwakilan WikiLeaks menyatakan bahwa data tersebut telah mengungkapkan penghindaran pajak, penyembunyian tindak pidana, pencucian uang dan perlindungan aset bagi mereka yang tidak akan terlindungi lagi oleh politik. Data tersebut kemudian diketahui berasal dari Rudolf Elmer, pegawai Bank Juluis Baer cabang Kepulauan Cayman hingga Desember 2002. Beberapa nasabah bank tersebut pun sempat diinvestigasi oleh otoritas pajak Jerman setelah Elmer mengirimkan surat tanpa nama berisi data rekening dan alamat nasabah ke kantor pajak Jerman. * Surek Sarah Palin Akun surat elektronik milik Sarah Palin, kandidat Wakil Presiden Amerika Serikan pada Pemilihan Umum 2008 berhasil di akses oleh peretas pada September 2008. Cuplikan layar dari pesan, kotak masuk, kontak, dan foto keluarga di surel tersebut pun di terbikan oleh WikiLeaks. Alamat surel yang berhasil dimasuki adalah gov.palin@yahoo.com. Peretas yang menerobos ke surel Palin mengetahui bahwa ia menggunakan akun Yahoo setelah membaca pemberitaan di media cetak dan kemudian mencari tahu mengenai Palin lewat Google dan Wikipedia. Ia mencari jawaban dari pertanyaan keamanan yang ditanyakan oleh Yahoo apabila pengguna akun lupa kata sandi, seperti kapan bertemu dengan pasangan, tanggal lahir dan kode pos. Setelah penyelidikan yang dilakukan oleh FBI, diketahui bahwa yang memasuki akun Palin adalah seorang mahasiswa bernama David Kernell. David yang merupakan anak dari Senator Mike Kernell sedang menempuh pendidikan ekonominya di Universitas Tennessee ketika. Setelah persidangan, David dinyatakan bersalah dan mendapat hukuman tahanan selama setahun satu hari dan masa percobaan selama tiga tahun. * Video Helikopter Apache Pada April 2010, WikiLeaks mempublikasikan video yang memperlihatkan helipkoter apache Amerika menembaki penduduk sipil di Baghdad. Penembakan yang terjadi pada 12 Juli 2007 tersebut membunuh fotografer Reuters yaitu Namir Noor- Eldeen dan supirnya Saeed Chmagh. Helikoter tersebut sedang patroli di area dimana terjadi pertempuran sebelumnya. Para awak helikopter melihat sekumpulan orang yang sedang berjalan dan mengira bahwa kamera yang dibawa Namir dan Saeed adalah granat berpeluncur roket dan mulai menembaki mereka dengan meriam 30mm. Sebuah van yang sedang lewat kemudian berusaha menyelamatkan para korban namun van tersebut ditembaki juga sehingga melukai 2 orang anak kecil yang berada di dalamnya. Video penembakan ini dibocorkan oleh Bradley Manning, seorang tentara Amerika, kepada WikiLeaks. Manning kemudian ditangkap dengan tuduhan "Mengirimkan data rahasia" dan "menyalurkan informasi pertahanan negara kepada sumber yang tidak dipercaya". * Perang Afganistan Data-data mengenai Perang Afganistan yang disebut juga "Buku Harian Perang Afganistan" dibeberkan oleh WikiLeaks pada 25 Juli 2010. Sebanyak 90.000 dokumen perang diberikan WikiLeaks kepada surat kabar The Guardian, New York Times dan Der Spiegel dan Jerman. Dokumen-dokumen tersebut mengungkapkan ratusan penduduk sipil yang meninggal dalam insiden yang tidak dilaporkan, badan intelijen Pakistan yang diduga membantu Taliban dan ketakutan NATO akan kemungkinan Pakistan dan Iran menginisiasi pemberontakan. Gedung Putih Amerika merespon hal ini dengan mendorong WikiLeaks agar berhenti membocorkan dokumen tersebut karena dapat membahayakan keamanan nasional Amerika Serikat. * Berkas Guantanamo Dokumen yang memuat informasi mengenai 764 tahanan di Penjara Guantanamo, Kuba dikeluarkan oleh WikiLeaks dan diserahkan juga kepada harian The Telegraph dari Ingris pada 25 April 2011. Dokumen tersebut memuat data tahanan sejak penjara tersebut dibuka pada 2002 dan memberberkan adanya 35 orang yang diindoktrinasi disebuah Masjid di Inggris dan ikut berperang di Afganistan serta 150 orang tidak bersalah yang turu di penjara. * Serangan Helikopter Apache di Irak WikiLeaks mempublikasikan cuplikan video yang menampilkan 15 orang termasuk dua wartawan Reuters ditembak mati oleh sebuah juru tembak di sebuah helikopter Apache milik Angkatan Darat Amerika Serikat Gambar video yang diambil dari kamera senapan di helikopter tersebut mengguncangkan dunia. Dalam tayangan video tersebut, kru helikopter terdengar tertawa sambil menghujat korban tertembak dan mengatakan "bakar mereka!" serta "tembak terus, tembak terus". Militer Amerika Serikat menolak memberikan sanksi disiplin kepada kru helikopter tersebut. Mereka menilai "ada para pemberontak dan reporter di kawasan tempat pasukan Amerika Serikat diserbu. Saat itu, kami tidak bisa mendeteksi apakah (wartawan Reuters) membawa kamera atau senjata." Saudara dari salah satu wartawan Reuters yang tewas menyangsikan itu. "Pertanyaan saya adalah bagaimana mungkin pilot Amerika yang sangat terlatih dengan informasi teknologi tingkat tinggi tidak bisa membedakan antara kamera dan pelontar roket," ujar saudara wartawan Reuters tersebut. * Prosedur Operasi Guantanamo Bay Prosedur Standar Operasi untuk Camp Delta, panduan para tentara untuk menangani tahanan di Camp Delta, dirilis WikiLeaks pada 2007. Kelompok pejuang hak asasi manusia mengkritik panduan resmi tersebut. Pasalnya, panduan itu menyebutkan tahanan tidak bisa mendapat akses ke Palang Merah sampai lebih dari empat pekan. Salah satu aturan dalam prosedur yang dikritik juga adalah hadiah khusus bagi tahanan. Dalam peraturan tersebut, tahanan yang berlaku baik dan bisa bekerja sama bisa mendapat hadiah khusus: satu bungkus kertas toilet. * Kitab Suci Scientology Pada 2008, WikiLeaks membeberkan 'kompilasi kitab suci Scientology' termasuk praktek-praktek kontroversial di Gereja. Pengacara dari Church of Scientology mencoba mendesak WikiLeaks untuk mencabut informasi tersebut. Namun, WikiLeaks menolaknya. * Surat Elektronik Unit Penelitian Iklima Lebih dari 1.000 surat elektronik dikirim dalam 10 tahun oleh staf di Unit Penelitian Iklim dari University of East Anglia dipublikasikan WikiLeaks setelah diakses seorang peretas. Surat elektronik tersebut menunjukkan para ilmuwan terlibat dalam rekayasa untuk mendukung argumen bahwa pemanasan global adalah nyata dan buatan manusia. Laporan tersebut dinilai sebagai skandal ilmiah terburuk dalam generasi tersebut. Akibat kasus tersebut, Kepala CRU Profesor Phil Jones mundur. Namun, karena penelitian menyebutkan Jones tidak terkait kasus itu, Jones akhirnya diangkat lagi. ------ Terkuaknya ribuan dokumen rahasia negara-negara lainya di dunia, terutama Amerika Serikat, oleh situs nirprofit independen WikiLeaks menimbulkan kontroversi luar biasa. Banyak pihak khawatir, kebocoran dan penyebaran kawat diplomatik yang memuat dokumen-dokumen sangat rahasia antarpejabat tingkat tinggi, termasuk para diplomat, kelak memicu kekacauan dan ”kesalahpahaman”, bahkan ketegangan politik, dalam interkoneksi diplomatik global. ini adalah yg terpenting artikel selanjutnya, kekuatan di belakang wikiLeaks, em cape ya? rehat dlu ya bosq minum dulu .. dah minum? ..... ok lanjut lagi ~ apa yg membuat WikiLeaks Kuat? Di lihat dengan kacamata politik atau intelijen, siapa gerangan di belakang Julian Assange dengan WikiLeaks-nya? Ternyata Pria kelahiran Townsville-Quee nsland, Australia, berusia 39 tahun itu pernah belajar fisika dan matematika di Universitas Melbourne. Dia ahli komputer yang menekuni masalah security network, khususnya menyangkut pemerintah dan perusahaan-peru sahaan besar seantero dunia. Belakangan dia sangat rajin memberikan ”khotbah” tentang ”demokrasi radikal” di dunia maya. Assange pernah memublikasikan pembuangan limbah beracun di Afrika, pernah pula dianugerahi Amnesty International Media Award atas usahanya mengekspos pembunuhan ekstrayudisial di Kenya. Rangkaian data ini menunjukkan dia seorang fundamentalis-radikalis demokrasi, keadilan, dan lingkungan hidup. Namun, Youtube dan CNN telah merilis gambar markas WikiLeaks yang berada dalam bungker di pegunungan dekat Stockholm, ibu kota Swedia. Terkesan bahwa markas baru tersebut dibangun dengan biaya yang sangat besar. Hal ini mengindikasikan ada kekuatan finansial di belakang WikiLeaks sehingga kemungkinan besar kasus ini tidak semata-mata dilatari idealisme bahkan fundamentalisme demokrasi, tetapi bisa juga bermotif politik atau ekonomi. Dikaitkan dengan kebijakan politik- ekonomi global Amerika, mungkin saja ada keterlibatan kelompok fundamentalis, atau negara dan kekuatan swasta tertentu. Walau terlalu dini disebut, Brasil, Rusia, India, dan China (BRIC) adalah adidaya baru yang tentu berkepentingan dengan maju- mundurnya Amerika Serikat. Boleh jadi hanya berkait dengan masalah politik domestik Amerika Serikat yang bertujuan menjatuhkan Presiden Barack Obama. Perkiraan ini didukung oleh fakta penangkapan seorang tentara Amerika yang diduga memberikan dokumen rahasia tersebut kepada WikiLeaks. Yang jelas, kasus ini merupakan ”perang informasi/perang dingin” yang kian merebak dan dimainkan dengan teknologi tinggi, kesan di permukaan terjadi antara kelompok fundamentalis demokrasi melawan neokolonialisme. Assange membela diri dengan mengatakan bahwa tindakan membocorkan kawat diplomatik dengan level kerahasiaan sangat tinggi merupakan misi penting WikiLeaks untuk menghadirkan kejujuran dan transparansi global, serta menguatkan peran media sebagai salah satu pilar demokrasi masyarakat dunia. Apa pun alasan Assange, karena substansi yang dibocorkan adalah hal- hal penting dan sangat rahasia, dampaknya bisa sangat negatif. Dokumen rahasia antara Amerika Serikat dan sebuah negara di Eropa Timur yang dipublikasikan dapat saja menyinggung kepentingan dan sensitivitas satu atau lebih negara lainnya di kawasan tersebut dan menyulut potensi konflik antarnegara. * Konteks WikiLeaks dengan Negara INDONESIA? Terkait dengan Indonesia, WikiLeaks memberitahukan telah mengantongi lebih dari 3.000 dokumen rahasia atau laporan diplomatik Amerika Serikat yang dikirim ke Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta dan konsulat jenderal di Surabaya. Tiga dokumen telah dirilis, antara lain mengungkapkan Program Pelatihan dan Pendidikan Militer Internasional bagi Indonesia pascatragedi Santa Cruz yang disebut-sebut melibatkan TNI/Kopassus, serta intervensi Amerika Serikat dalam proses referendum Timor Timur pada 1999 yang bermuara pada lepasnya wilayah itu dari Indonesia. Memang secara substantif fundamental dan strategis tak ada implikasi serius atau konsekuensi destruktif terhadap keamanan nasional dan kepentingan nasional kita dan mungkin akan disingkapkan lagi sebenarnya bukan rahasia lagi alias sudah jadi ”rahasia umum”. dan sampai sekarang pun keberadan nya WikiLekas sering kali menjadi perbincangan pemerintahan, di negara kita. Mohon maaf jika ada beberapa kata yang tidak kalian mangerti tetapi, saya harap kalian paham dengan apa yang saya lampirkan di atas ,masih banyak lainnya hal" yg telah di bocorkan tentang suatu kebenaran oleh WikiLeaks ... yang paling terpenting adalah di ketika kalian selesai membaca ini kalian tau apa yang harus kalian telusuri dan share ke grup tentang sesuatu ataupun Info yang menambah wawasan dan pengetahuan, dari dunia internet terdalam. terimakaseh salam IT !!!

No comments:

Post a Comment